Supporting By

02 March 2009

MY BIG BERTHA AND AMAZING KIDS


"Alamak....hey badut badut kecil, kalian apakan stick golf ayah..." tidak ada satupun diantara 2 anak ku yang menjawab, mereka hanya tertawa cekikikan. Bahkan sibungsu Khafi Dheva dengan santainya menjadikan big bertha kesayanganku sebagai pacul....ampuuuun deh.

"Ayah ayo main golf... mas Khalil mau main golf ayah..." bujuk Khalil si barep. "Ok lah...". jadilah Sunday lovely morning kami semua pagi itu seperti meneer - meneer bermain golf halaman samping rumah yang hanya berukuran 5 x 10 meter persegi, dengan panorama pohon keladi, jambu setinggi 15 senti dan pohon duren yang juga masih kecil serta beralas rumput Gajah (bukan rumput golf), amat jauh dari standar PGA... but chuek ajalah...

Dengan bekal stick golf dan bola plus nyeker, minus kaos polo. Permainan kami tidak bisa tergolong nyaman, karena Khafi selalu berusaha terlibat memukul bola yang akan kami gunakan....


"Adek Khafi menyingkir, mas mau suwing setik golf" wah gawat kalau khalil udah pakai istilah suwing alias swing, naga naganya bakalan ada budget tambahan buat golf driving nih... pusing suwing...

Tapi... ya sudahlah... yang penting hepi... demi anak, apapun dilakukan selama halal dan thoyibah (gitu katanya pak ustad), tak perduli stick ku penuh tanah yang penting anak anak bisa main dengan ayahnya yang sedang jenuh dengan aktivitas kantor he he he...

.....you are the sun shine in my life
you are the sun shine in my lifeeee....

(bekasi, 1 Maret 2009)

26 February 2009

HEAVEN ON YOU


Lelah sekali saya hari ini, entah kenapa pekerjaan mulai menjadi sebuah rutinitas yang luar biasa menjemukan. Padahal sudah berbagai cara kulakukan untuk membuang rasa bosan dan jenuh yang sudah sampai di ubun ubun ini.

Pulang ke rumah merupakan ritualitas yang amat ditunggu. membayangkan Khalil membuka pintu dan berteriak "Ayah...." sambil lompat kegirangan, serta Khafi yang lucu mengekor dibelakang tertawa gembira dan berceloteh "ayah ayah...tu wa ga pat ma nam ju pan nam ma...." duh indah nya... hidup ini

Tapi sayang sekali, dua matahari kecil kami rupanya sudah terlelap. Saya hanya bisa menatap dua wajah lucu tak berdosa ini cukup lama sebagai pelepas lelah....ah...bola mata ku.

Selamat Tidur Malaikat kecilku, kami mencintaimu, Semoga Allah selalu menyayangi kalian

****************************

Pejamkanlah rebahkanlah dirimu

Lepaskanlah segala yang tlah kau lewati
Bermimpilah Mimpi tentang diriku

Jadikanlah sebagai bunga tidurmu yang indah
Dan tidurlah sayang

Biarkan dirimu merentang melayang

Dan aku disana menunggu dirimu di gerbang bersama

Sampai esok tlah menjelang
("dan Tidur lah - Andra and The Backbone")


(Bekasi, 25 Februari 2009)

31 August 2008

APA ITU AYAH

Memupuk dan mengkondisikan sepertinya memang menjadi bagian tugas orang tua. Pengkondisian itulah yang tengah saya lakukan dengan cletukan anak pertama kami, Khalil Acyuta Hafiidh Indrawan alias Khalil.

Cerita beberapa malam yang lalu saat browsing sejumlah kampus - kampus top dunia dikamar tidur, saya disapa dengan sebuah pertanyaan manis Khalil, "Apa itu ayah.." "Lambang Universitas nak" jawabku. "Universitas apa ayah??" tanyanya lagi "Harvard, ini sekolah terbaik di dunia nak..." "Khalil mau sekolah di Harvard Ayah" katanya, dengan santai Khalil pun menuju ke tempat tidur sambil memegang pesawat mainannya.

Diapun kembali asyik berimajinasi dengan sejumlah pesawat mainan yang umumnya sudah tidak layak disebut pesawat lagi tapi lebih cocok disebut boat atau rongsokan... yang menurutnya pesawat meledak kena roket....

Sekelebat kualihkan pandangan rupanya Istri tercintaku sudah terlelap karena keletihan bekerja dan ngelonin si bungsu Khafi Dheva Adhzeem Indrawan (panjang ya nama anak kami).
"ya nak kamu pasti bisa...Mudah mudahan kami mampu...Apapun meskipun itu mungkin hanya celetukan mu" bathin ku. Tapi mulai saat itu kalau ditanya "Khalil mau sekolah dimana??" dia pasti menjawab dengan tegas "Harvard"

Pelihara terus cita - citamu sayangku... tugas ayah membimbing dan menyediakan semuanya demi pendidikanmu

Ahh selalu saja terngiang kata - kata khalil "Harvard ayah...harvard..."
(Jakarta, 31 Agustus 2008)

28 August 2008

TERIMA KASIH AKAN MENJAMU KAMI

Alhamdulillah, Insya Allah dalam waktu dekat Ramadhan akan datang menjamu kami sekeluarga & kita sebagai umat Islam dimanapun di dunia ini. Ini adalah ramadhan bersama saya dan istri untuk ke 7 kalinya, ke 6 kalinya bersama Khalil dan ke 2 kalinya juga bersama Khafi.

Secara Matematis ada irisan kenikmatan yang kami rasakan bersama saat berbuka dengan anggota keluarga baru. Ada keindahan saat membayarkan Fitrah ke dua anak kami, yang menyadarkan saya dan istri bahwa kami mulai menua.

Masih di Bulan Ramadhan ada kenangan manis saat di Makasar ketika Khalil kecil tidak bisa tidur dimalam hari, sehingga harus saya ajak keliling kota hingga ke Masjid Al Markaz dengan mobil kantor lengkap dengan bantal dan guling hingga ia terlelap.

Kenyamanan berbuka bersama sahabat, teman, saudara di Biro Makassar yang sempat saya pimpin selama 3 tahun. Semua kebesaran yang membuat saya takjub akan unik nya Ramadhan.

Selamat datang Ramadhan, Selamat datang kebaikan
Semoga Allah menempatkan kembali kami dalam kezuhudan
Semoga Allah mengizinkan kami menikmati terdiamnya waktu
Semoga Allah memperlihatkan kembali ketundukan dedaunan
Semoga Allah memberi kami kembali kesempatan merasakan sesaknya dunia

Semoga Allah Kembali Mengijabah Doa - doa kami seperti masa itu yang penuh rahasia

Semoga Allah Menyelamatkan Kita Semua....

(Jakarta, 28 Agustus 2008)

Sahabatku Budi Zulkifli, Sayang sekali kita tidak bisa menikmati melihat hilal bersama seperti waktu - waktu yang lalu, saya betul betul merindukan masa itu.